Alasan-alasan kuat mengapa memilih tinggal di rumah kos 

1. Punya waktu pribadi yang lebih banyak. 

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, ketika kamu tinggal di indekos maka kamu punya banyak waktu untuk dirimu sendiri, tidak seperti di rumah. Memang bakal berbeda karena enggak ada orang lain selain kita dalam satu ruang yang sama, kecuali ngekosnya berdua. Selain punya banyak waktu untuk dirimu sendiri, kamu juga bisa bebas main atau pergi ke manapun yang kamu mau. Asalkan bertanggung jawab ya! Tidak perlu pamit atau menunggu orang rumah bangun atau senggang, bisa fleksibel dalam menyesuaikan jam keberangkatan atau kepulangan.

2. Kebebasan untuk pergi kapan saja dan ke mana saja.

Kalau kesepian, saya bisa bebas bermain hp tanpa takut dimarahi sama orang tua. Ini tapi biasanya pas lagi senggang dari skripsi sih. Kalau mau ajak main teman ke indekos juga aman, enggak perlu berpikir apakah akab mengganggu atau tidak diberi izin jika ada yang mau main jam berapa pun itu. Tapi tetap, jangan melakukan hal yang negatif ya meskipun ada kebebasan di sini.

3. Bisa masuk ke berbagai lingkungan yang variatif yang kita suka.

Kalau tadi punya banyak waktu untuk diri sendiri, kali ini punya banyak waktu untuk berkomunikasi dengan sebaya kita atau ya enggak terlalu jauh sama kita. Sesuatu yang jarang dilakukan kalau kita ada di rumah. Jadi mau ngobrol sama teman kapan pun ya beres. Mau mabar ya bisa, mau nonton youtube bareng bisa, mau jalan bareng bisa, sampai tidur bareng karena terlanjur malas untuk kembali ke kamar masing-masing. Banyak hal kok enaknya tinggal di indekos, walau banyak juga enggak enaknya.

4. Mandiri dan bisa menghargai orang lain

Hidup dewasa adalah hidup yang lepas dari segala support orang tua atau pihak keluarga, tinggal kos adalah salah cara persiapan bertahap ke arah itu. Meski sesekali pulang ke rumah orang tua, namun hampir 70 sd 90% kita mulai menjalani hidup secara mandiri. Mulai dari bangun, menyiapkan sarapan, cuci baju, bersihkan rumah hingga pergi ke berobat sendiri. Pada awal-awall mungkin terasa capek, tapi dengan begitu sekaligus rasa capek itu secara positif akan menimbulkan rasa terima kasih dan menghargai jasa orang-orang di sekitar kita yang sudah sudi memudahakan hidup kita sebelumnya. 



5. Bisa mengatur keuangan dari waktu ke waktu. 
Denga kos, kita mau tidak mau harus bisa menghitung kebutuhan  hidup pribadi dan mebuat pos-pos biaya terkait. karena dilakukan berulang setiap bulan, ritme ini akan membentuk ketereampilan khusu dalam hal budgeting, pengaturan keuangan bulan dan tahunan.